Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Kehidupan Manusia

Senin, 02 Desember 2013

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP
KEHIDUPAN MANUSIA




DISUSUN OLEH :

                                    NAMA            : HAFIZ BAYU ARDYATAMA
                                    NIM                 : 672013035


PROGRAM STUDI S-1 TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

2013




KATA PENGANTAR

      Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmat, dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul “Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Kehidupan Manusia.
      Terimakasih penulis ucapkan kepada Ibu Evi selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia yang telah membimbing sehingga penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah tersebut.
      Dan tak lupa pula peulis ucapkan kepada teman-teman yang telah membantu penulisan karya ilmiah secara langsung maupun tidak langsung.
      Dengan selesainya karya ilmiah ini, penulis mengharapkan akan dapat memberikan pengetahuan kepada para pembaca.
      Penulis sadar bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, sudilah pembaca memberikan masukan dan saran.











DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan
1.1      Latar Belakang................................................................................................. 1
1.2      Perumusan Masalah....................................................................................... 1
1.3      Tujuan Penulisan............................................................................................ 1
1.4      Manfaat Penulisan.......................................................................................... 2
BAB II Pembahasan
2.1      Pengertian Teknologi Informasi.................................................................... 3
2.2      Perkembangan Teknologi Informasi dari Masa ke Masa.......................... 4
2.3      Dampak Positif Dari Teknologi Informasi.................................................... 6
2.4      Dampak Negatif Dari Teknologi Informasi.................................................. 7
2.5      Dampak Psikologis Teknologi Informasi Bagi Pengguna........................ 7
BAB III Penutup
3.1      Kesimpulan....................................................................................................... 10
3.2      Saran................................................................................................................. 11
DAFTAR PUSTAKA



BAB I
PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang
                        Merasa sangat di mudahkan untuk mencari informasi dan berita melalui internet? Kita semua pasti merasakan begitu canggihnya perkembangan teknologi informasi dalam kehidupan masyarakat.
                        Kemajuan teknologi informasi adalah suatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
                        Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain tentua ada juga hal negative muncul.

1.2        Perumusan Masalah
1.    Apa yang di maksud teknologi informasi?
2.    Bagaimana perkembangan teknologi informasi dari masa ke masa?
3.    Apakah dampak positif dari teknologi informasi?
4.    Apakah dampak negatif dari teknologi informasi?
5.    Apakah dampak psikologis teknologi informasi bagi penggunanya?

1.3        Tujuan Penulisan
1.    Memberikan informasi mengenai perkembangan teknologi informasi
2.    Memberikan informasi mengenai manfaat dari teknologi informasi terhadap manusia
3.    Memberikan informasi mengenai dampak positif dan negatif dari teknologi informasi
4.    Untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia


1.4        Manfaat Penulisan
      Menambah wawasan dan pengetahuan pembaca mengenai Teknologi    Informasi.




BAB II
PEMBAHSAN

2.1      Pengetian Teknologi Informasi
                        Apa itu teknologi informasi? Pengertian Teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari sebuah alat mesin, benda atau bentuk material dan proses menolongmanusia untuk membantuk menyelesaikan pekerjaannya. Pengertian Informasi adalah hasil pemrosesan, manipulasi, dan pengorganisasian dari beberapa data yang mempunyai nilai bagi penggunanya.
                        Jadi pengertian Teknologi Informasi secara sempit adalah berbagai macam hal dan kemampuan yang mana digunakan untuk pembentukan, penyimpanan, dan penyebaran informasi. Jika dilihat secara luas teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk juga memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam bebrbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas yaitu informasi yang relevan untuk digunakan pribadi, bisnis, dan pemerintahan yang strategis dalam pengambilan keputusan.
Pengertian Teknologi Informasi menurut para ahli.
·         Menurut kamus Oxford tahun 1995 Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika kommputeruntuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan seluruh informasi.
·         Menurut Haag & Keen tahun 1996 Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantu manusia bekerja dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
·         Menurut Martin tahun 1999 Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer software dan hardware yang digunakan untuk memproses atau menyimpan informasi melainkan mencangkup tenologi komunikasi untuk mengirim informasi.
·         Menurut Lucas tahun 2000 teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronik.
2.2      Perkembangan Teknologi Informasi dari Masa ke Masa
     Masa Prasejarah
                        Sejak masa prasejarah, manusia telah menggunakan dan mengembangkan berbagai bentuk teknologi informasi. Pada zaman prasejarah, tepatnya pada zaman batu, manusia telah mencoba menggunakan teknologi informasi berupa gambar yang menceritakan pengalaman kegiatan berburu dan gambar binatang hasil buruannya pada dinding-dinding gua. Pada masa ini, manusia juga telah mampu menggunakan isyarat bunyi berupa dengusan dan isyarat tangan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Kemudian, mereka menggunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti genderang, terompet dari tanduk binatang, api, dan asap untuk menyampaikan pesan jarak jauh.
§  Huruf Pictograf (3000 SM)
Pada masa ini bangsa sumeria mulai menggunakan simbol-simbol gambar yang dibentuk benjadi huruf-huruf (pictograf) yang mewakili bunyi yang berbeda. Huruf-huruf ini jika dirangkai akan menjadi sebuah kata, kalimat, dan bahasa.
§  Huruf Hierogliph (2900 SM)
Bangsa mesir kuno menggunakan huruf hierogliph, yaitu simbol yang mewakili ungkapan-ungkapan yang berbeda. Dibandingkan dengan huruf pictograf yang digunakan bangsa sumeria, simbol hierogliph ternyata lebih modern.

Masa Sejarah
                        Penemuan kertas (105 Masehi) oleh bangsa china menjadi tanda perkembangan bahasa tulis dan cikal bakal kertas saat ini. Pada saat itu, kertas terbuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Dengan ditemukannya kertas, muncul teknologi percetakan dengan menggunakan balok kayu yang dilumuri tinta dan dicapkana pada kertas. Hal ini mirip dengan stempel/cap yang kamu kenal saat ini.



Masa Modern
                        Beberapa peristiwa penting yang berhubungan dengan perkembangan TI pada masa modern adalah sebagai berikut.
§  Mesin Cetak (Tahun 1455)
Pada tahun 1455, Johann Guttenberg menciptakan mesin cetak pertama menggunakan pelat bumi yang terbuat dari besi. Pelat tersebut dapat diganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
§  Anatyticat Machine (Tahun 1830)
Charles Babbage menciptakan mesin analitik yang mampu memasukan data, mengolahnya, dan mengeluarkan bentuk output berupa kartu. Dengan menggunakan mesin ini juga Augusta Lady Byron untuk pertama kalinya menulis sebuah program komputer yang pertama di dunia. Meskipun masih bersifat mekanis, mesin ini mengilhami tercipanya mesin digital satu abad sesudahnya, yaitu komputer digital pertama yang disebut ENIAC I.
§  Telegraf dan Kode Morse (Tahun 1837)
Pada tahun 1837, diciptakan mesin telegraf dan kode morse oleh samuel morse bersama dua kawannya, yaitu Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Mereka berhasil mengirimkan berita melalui kabel dengan kode morse (denyut listirk) di antara dua tempat yang letaknya berjauhan.
§  Media Penyimpan Magnetic Tape (Tahun 1940)
Dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi terjadi pada masa Perang Dunia II. Pengembangan tersebut bertujuan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
§  Jaringan Komputer Desentrarisasi (Tahun 1962)
Ran Paul Barand dari perusahaan RAND ditugaskan untuk mengembangkan suatu sistem jaringan desentralilasi yang mampu mengendalikan sistem pembobolan dan peluncuran peluru kendali dalam perang nuklir.
§  Jaringan Komputer Pertama di AS (Tahun 1969)
Sistem jaringan pertama yang dibentuk dengan menghubungkan empat titik tempat, yaitu University of California, SRI (Stanford), University California of Santa Babara, dan University of Utah dengan kekuatan 50 Kbps.
§  Internet (1973-1990)
Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah karya tulis mengenai TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Kemudian dilakukan perkembangan sebuah protokol jaringan yang dikenal dengan nama TCP/IP. Protokol ini dikembangkan oleh grup DARPA. Pada tahun 1981, National Science Foundation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan. Kemudian, pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway.
§  Tahun 1991 – Sekarang
World Wide Web (WWW). Pada tahun 1993, layanan jasa internet dikembangkan, termasuk penyediaan jasa direktori, penyimpanan data, dan database oleh perusahaan AT&T. Untuk menjadi anggota jaringan internet, disediakan jasa registrasi (pendaftaran) oleh perusahaan Network Solution Inc. Dan jasa layanan informasi disediakan oleh general Atomics/CERFnet. Sejak saat itu internet mengalami kemajuan sangat pesat dan mulai memasuki berbagai segi kehidupan manusia.

2.3       Dampak Positif Perkembangan Teknologi Informasi
                               Perkembangan teknologi informasi sudah demikian pesatnya sehingga sulit bagi kita untuk mengontrolnya. Hampir setiap detik produk teknologi informasi tercipta di seluruh belahan dunia. Kita patut mengapresiasi perkembangan teknologi informasi ini karena tentunya akan semakin membantu kehidupan manusia. Berikut ini dampak positif perkembangan teknologi informasi:
·         Mempermudah dan mempercepat akses informasi yang kita butuhkan.
·         Mempermudah dan mempercepat penyampaian atau penyebaran informasi.
·         Mempermudah transaksi perusahaan atau pekerjaan.
·         Mempermudah penyelesaian tugas-tugas atau pekerjaan.
·         Mempermudah proses komunikasi, tidak terhalang waktu dan tempat.
·         Banyaknya penggnaan teknoogi informasi membuka lowongan kerja IT atau jenis lowongan pekerjaan baru lainnya.

2.4       Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Informasi
                               Selain dampak positif dalam perkembangan teknologi informasi ada pula dampak negatif yang muncul, antara lain :
·         Isu SARA, kekerasan dan pornografi menjadi hal yang biasa.
·         Kemudahan transaksi memicu munculnya bsnis- bisnis terlarang seperti narkoba dan produk blak market atau ilegal.
·         Para penipu dan penjahat bermunculan terutama dalam kasus transaksi online.
·         Munculnya budaya plagiarisme atau penjiplakan hasil karya orang lain.

                        Semua kebijakan atau suatu perkembangan pasti diikuti sisi positif dan negatif termasuk dalam perkembangan Teknologi Informasi dalam kehidupan kita dan hendaknya kita sendiri yang mewaspadai fenomena yang terjadi supaya bisa meminimalisir sisi negatif.

2.5       Dampak Psikologis Teknologi Informasi Bagi Pengguna
                               Seorang psikiater dari New York University, Dr. Joel Gold, menemukan adanya gangguan kejiwaan pada individu yang teradiktif internet, ia menyebutnya sebagai Truman Show Delusion, beberapa ahli lain menyebutnya sebagai internet delusion. Perilaku ini seperti gangguan delusi pada umumnya, individu seperti merasa dimatai-matai, berbicara sendiri menyangkut internet, pikiran yang tenggelam dengan dunia maya.

                        Selain adanya kelebihan pada teknologi komunikasi (hi-tech communication) yang telah disinggung pada bagian sebelumnya maka sebenarnya terdapat beberapa dampak psikologis, antaranya:

1.    Individual space meningkat, yaitu meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan individual space tersebut.
2.    Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety) karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
3.    Kebutuhan komersial masyarakat meningkat; sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan sifat konsumerisme masyarakat ini.
4.    Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. Masih ingat kasus penipuan melalui e-mail, HP dan chatting?
5.    Pemenuhan rasa ingin tahu (need of curiousity); sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi, terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di internet dengan menggunakan kata kunci tertentu. Mudah kan?
6.    Tehnologi dapat mengurangi kreativitas; teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut. Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan dirinya.



BAB III
PENUTUP

3.1      Kesimpulan
    
                        Teknologi informasi saat ini sangat berkembang dengan pesat, hal itu memunculkan banyak dampak positif maupun negatif bagi para penggunanya yang tidak pernah ketinggalan informasi terhadapnya.sebenarnya jika semua manusia memanfaatkan teknologi secara baik, maka teknologi tersebut akan berubah atau berdampak baik juga. Walau kenyataannya tidak semua pikiran tiap individu sama yaitu mengolah segala sesuatu yang diterimanya dengan baik dan benar yang nantinya menghasilkan sesuatu yang positif.

                        Dari dampak positif dan negatif yang muncul dari perkembangan teknologi informasi tersebut hendaknya manusia pada umumnya dan masyarakat indonesia pada khususnya dapat memilah-milah teknologi informasi. Tida semua teknologi informasi tersebut baik untuk digunakan. Memang disetiap kisi-kisi kehidupan terdapat dua hal yang saling bersebrangan. Ibarat dua sisi mata uang, akibat dari suatu perkembangan hisup dapat menyebabkan kebaikan dan keburukan. Oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan rohani disamping kecerdasan jasmani, sehingga kemajuan yang dicapai oleh umat manusia dapat diselaraskan dan diarahkan kepada kepentingan bersama dan lebih diutamakan untuk hasil yang positif.

3.2      Saran
                        Teknologi informasi memiliki dua dampak sekaligus. Pertama, teknologi informasi menawarkan akses infrmasi yang sangat besar manfaatnya bagi perkembangan manusia. Dampak  yang kedua, sisi lain yang ditumbulkan teknologi informasi berupa kemungkinan hancurnya jati diri bangsa akibat ulah orang yang tidak bertanggung jawab.
                        Saat ini kita harus melakukan sesuatu agar manfaat teknologi informasi positif bagi kepentingan bangsa. Menolak Teknologi informasi merupakan langkah mundur yang tidak mungkin dilakukan. Yang harus dipikirkan bersama bagaimana dampak negatif yang ditimbulkan bisa terus dieleminir, sehingga kekuatiran yang muncul akan tergerusnya budaya bangsa dapat diatasi.
    



DAFTAR PUSTAKA


Perkembangan TI    : http://www.artikelsahabat.com


(MAKALAH) Media Sosial dan Interaksi Remaja

Minggu, 17 November 2013

Media Sosial dan Interaksi Remaja



Oleh:

   Yardillo Paulus Keliat
 692013049


Fakultas Teknologi Informasi
Universitas Kristen Satya Wacana
2013






KATA PENGANTAR


           Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nyalah karya ilmiah  ini dapat saya selesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dalam karya ilmiah ini, saya membahas mengenai “Media Sosial dan Interaksi Remaja ”, suatu permasalahan yang selalu dialami oleh remaja yang memanfaatkan media sosial untuk mengakses suatu informasi.

Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai pengaruh kemajuan media sosial  bagi remaja yang sangat diperlukan dengan harapan bahwa remaja dapat mengetahui dampak positif dan dampak negatif dari media sosial sehingga para remaja dapat memanfaatkan teknologi komunikasi secara bijak. Makalah ini juga dibuat untuk memenuhi tugas penulis dalam bidang studi Bahasa Indonesia. 

Saya menyadari bahwa sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan kekurangan sehingga hanya yang demikian sajalah yang dapat saya berikan. Saya juga sangat mengharapkan kritikan dan saran dari teman-teman sehingga saya dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam penyusunan makalah selanjutnya. Demikian makalah ini, semoga bermanfaat bagi kita semua.











DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I      : PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
1.2  Rumusan Masalah
1.3  Tujuan Penulisan
1.4  Manfaat Penulisan

BAB II    : PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Media Sosial.
2.2 Pengaruh Positif Media Sosial pada Interaksi Remaja
2.3 Pengaruh negatif Media Sosial pada Interaksi Remaja
2.4 Batasan Remaja Pada Media Sosial

BAB III   : PENUTUP

3.1 Kritik
3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin canggih sehingga terjadi penambahan fungsi teknologi yang semakin memanjakan kehidupan manusia. Contohnya adalah media social.




Tak bisa dipungkiri lagi, kini media sosial sudah menjadi faktor penting interaksi antar manusia. Khususnya kaum remaja. Ingat saja bagaimana  sulitnya untuk berhubungan dengan orang lain di luar kota, luar pulau, atau luar negeri  beberapa tahun yang lalu.  Tarif telepon yang masih mahal atau surat yang membutuhkan waktu yang lama dalam pengiriman, membuat orang, relasi, dan keluarga yang terpisah jauh akan sangat sulit untuk dihubungi. Namun perkembangan teknologi yang pesat membuat berhubungan dengan orang lain meskipun terpisah ribuan kilometer dan zona waktu yang berbeda pun menjadi semudah membalikkan telapak tangan.




Namun dengan adanya media sosial ini, menjadikan seseorang terlalu terbuka akan dirinya di hadapan orang lain atau pun dengan orang yang belum dikenalnya, khususnya para kaum remaja. Di tambah lagi dengan munculnya smartphone yang menyediakan kebebasan ber-social media dan provider yang menyediakan murahnya layanan social media. Hal ini jelas mengakibatkan remaja melupakan akan batasan-batasan pergaulan yang seharusnya mereka ketahui.




1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, yang menjadi rumusan masalah adalah :
1.      Apa pengertian media sosial?
2.      Bagaimana pengaruh positif dari media social untuk kalangan remaja?
3.      Bagaimana Pengaruh negatif dari media social pada kalangan remaja?
4.      Apa saja batasan-batasan yang harus diperhatikan remaja?
1.3  Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui makna media sosial
2.      Untuk mengetahui pengaruh negatif media sosial untuk para remaja
3.      Untuk mengetahui pengaruh positif media sosial untuk para remaja
4.      Untuk mengetahui batasan-batasan apa saja yang harus diperhatikan remaja dalam ber-social media




1.4  Manfaat Penulisan
1.      Memberikan Pengetahuan kepada kita tentang positif dan negatifnya media social
2.      Sebagai bahan referensi untuk pembaca
3.      Mengembangkan wawasan pembaca akan media sosial
4.      Melatih mahasiswa yang sedang mengerjakan karya Ilmiah

BAB II
PEMBAHASAN


2.1   Pengertian Media Sosial
Dalam beberapa dekade belakangan kita seringkali mendengar kata social media atau media sosial atau jejaring sosial. Media sosial adalah salah satu perkembangan teknologi yang memiliki andil besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia untuk berkomunikasi dan bersosialisasi.  Beberapa karakter dari media sosial antara lain :
1.       Adanya partisipasi
2.       Adanya keterbukaan
3.       Adanya percakapan
4.       Adanya komunitas
5.       Adanya Koneksi




Secara umum, media sosail dibagi atas enam kelompok besar
1.      Jejaring sosial. Jejaring sosial membuka kesempatan bagi setiap orang untuk membangun akun sendiri dan terhubung dengan orang lain untuk berbagi konten ataupun informasi. Contohnya, My Space, Facebook, dan Bebo
2.      Blog. Blog adalah jurnal online yang digunakan tiap orang untuk berbagi biasanya tulisan, video, foto dan lain-lain.
3.      Wikis. Website ini membuka kesempatan bagi tiap orang untuk menambah konten atau untuk mengedit informasi yang terdapat di dalamnya, dan menjadikan data-data tersebut seperti dokumen bersama. Contohnya, Wikipedia.
4.      Forum. Layanan yang terbuka untuk diskusi secara online, contohnya, kaskus.com
5.      Podcasts, seperti layanan Apple iTunes
6.      Content communities, seperti, Flickr, del.icio.us, dan Youtube.




Berikut ini sedikit fakta menarik yang menunjukkan perkembangan media sosial yang signifikan (Data berdasarkan riset di tahun 2011):
  1. Pengguna Twitter sudah mencapai 175 juta member, meningkat 133% dari tahun 2010 yang berjumlah 75 juta member
  2. Tercatat ada sekitar 95 juta tweet per hari, meningkat 250% dari tahun 2010 yang berjumlah 27 juta tweet per hari
  3. Facebook memiliki 640 juta pengguna aktif. Setengahnya mengakses Facebook setiap hari
  4. Jika Facebook adalah suatu negara maka Facebook akan menjadi negara dengan penduduk terbanyak no. 3
  5. LinkedIn tercatat sudah memiliki 100 juta pengguna aktif di seluruh dunia
2.2   Pengaruh positif Media sosial pada Interaksi Remaja
1.      Memudahkan untuk berinteraksi dengan orang banyak. Lewat media sosial, anda dapat mengatur langkah dan strategi anda tanpa takut terlihat seperti seekor cacing kepanasan lagi. Komunikasi lebih mudah mengalir dibandingkan saat anda berbicara langsung.
2.      Remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.
3.        Situs jejaring social membuat remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman mereka yang ulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.
4.      Membantu remaja dalam pengapresiasian diri
5.      Jarak dan Waktu bukan masalah. Di era media sosial seperti sekarang ini, hubungan jarak jauh atau long distance bukan lagi halangan besar (meskipun tetap sulit). Anda tidak lagi harus mengirim surat tiap minggu kepada pasangan anda yang sedang bekerja di luar kota atau luar negeri karena media sosial sudah menghilangkan batasan jarak dan waktu bagi anda yang harus membina hubungan jarak jauh.
6.      Media pertukaran data : dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web : jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
7.      Mempermudah para remaja mengkonsultasikan pelajaran dan tugas-tugas mereka yang belum mereka mengerti
8.         Kemudahan memperoleh informasi : kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.




2.3    Pengaruh Negatif Media sosial Terhadap Interaksi Remaja
1.   Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk beluk berkomunikasi di kehidupan nyata, seperti bahas tubuh dan nada suara, menjadi berkurang.
2.    Situs jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi kurang berempati di dunia nyata.
3.    Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social. Hal ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara berkomunikasi di situs jejaring social dan dunia nyata.
4.   Menurunnya prestasi remaja di sekolah. Kebanyakan para remaja yang telah menggunakan media sosial, lebih banyak menggunakan waktunya untuk berkomunikasi di media sosial dibandingkan belajar dirumah
5.      Kemungkinan besar remaja menjadi unsur penculikan. Hal ini sedang marak-maraknya terjadi, yaitu kasus penculikan remaja.
6.      Mudahnya akses jaringan pornografi akan membuat rusaknya moral dan tingkah laku remaja sebagai pelajar. Mudahnya akses media sosial ternyata juga mempermudah remaja untuk mengakses jaringan pornografi.
7.      Kurangnya sopan santun remaja saat ini. Dengan adanya media sosial, semakin banyak para remaja yang menggunakan bahasa yang tidak sepantasnya. Dan bagi remaja yang masih polos, tentu akan menganggap bahwa bahasa tersebut adalah bahasa modern anak zaman sekarang



2.4   Batasan Remaja pada Media Sosial
Maraknya hal-hal negatif yang terjadi di media sosial, yang menjadikan remaja sebagai korban utama dari hal-hal negatif tersebut. Untuk itu semestinya para remaja dituntut untuk mengetahui batasan-batasan dalam berkomunikasi di media sosial. Orang tua dan Para Guru pun patutnya mampu menjadi faktor utama yang berperan dalam memberikan batasan-batasan remaja akan media sosial.
      Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang tua sebagai langkah untuk menjaga anak-anak mereka dari dampak negatif situs jejaring sosial, di antaranya adalah sebagai berikut:
a         Berupaya belajar tentang internet serta situs jejaring sosial yang ada di internet tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar setidaknya para orang tua mengetahui seperti apa teknologi sekarang ini,  dan bisa mengawasi anaknya pada saat berselancar di internet
b        Beritahukan tentang bahaya yang mengintai dalam penggunaan situs jejaring sosial. Hal ini akan membuat anak menjadi lebih berhati-hati dalam menggunakan jejaring sosial tersebut, dan mengerti batasan-batasannya
c         Sebisanya dampingi anak saat berselancar di dunia maya, terlebih pada saat anak tersebut membuka situs jejaring sosial.
d        Tidak memberikan telepon seluler yang dapat mengakses internet pada anak yang belum cukup umur.
Sedangkan pada guru disekolah, juga memiliki beberapa hal yang perlu dilakukan agar sang siswa mengerti batasan-batasan sosial media.
·         Memberikan Pemahaman kepada Siswa Tentang Bahaya Situs Jejaring Sosial
·         Usahakan Untuk Tidak Memberikan Telepon Seluler yang Dapat Mengakses Internet (situs jejaring sosial)
·         Mengawasi Siswa dalam Berinternet atau Berjejaring Sosial

BAB III
PENUTUP


3.1 Kesimpulan
Tak bisa dipungkiri lagi, kini media sosial sudah menjadi faktor penting interaksi antar manusia. Khususnya kaum remaja. Namun dengan adanya media sosial ini, menjadikan seseorang terlalu terbuka akan dirinya di hadapan orang lain atau pun dengan orang yang belum dikenalnya, khususnya para kaum remaja. Di tambah lagi dengan munculnya smartphone yang menyediakan kebebasan ber-social media dan provider yang menyediakan murahnya layanan social media




Media sosial adalah salah satu perkembangan teknologi yang memiliki andil besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia untuk berkomunikasi dan bersosialisasi.Namun terkadang komunikasi di jejaring sosial ini dapat menjadi momok menakutkan bagi sebagian remaja. Penyalahgunaan Medial sosial itulah yang menjadikan hal tersebut bumerang dalam kehidupannya khususnya remaja.




Namun, bagaimana pun juga, media sosial tetap saja memiliki dampak positif dan negatifnya, tergantung bagaimana kita selaku pelajar memaknai penggunaan media sosial tersbut. Peran orang tua dan para guru di sekolah sangat diharapkan untuk membantu remaja dalam membatasi diri dalam media sosial.




3.2 Saran
1.      Diharapkan setelah membaca karya Ilmiah ini, para remaja mampu mengerti pengaruh-pengaruh media sosial.
2.      Para Remaja mampu menyeleksi media sosial yang seharusnya digunakan dengan yang seharusnya tidak digunakan.
3.      Para remaja mampu membatasi diri akan penggunaan media sosial
Penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna menjadikan karya Ilmiah ini lebih baik lagi



DAFTAR PUSTAKA


·         http://pupujuniar.blogspot.com/2012/04/karya-ilmiah-pengaruh-kemajuan.html




·        www.lovevirtue.com/in/Cinta-Hubungan/pengaruh-media-sosial-terhadap-hubungan-dan-interaksi-sosial.html




·        http://sahabatprasetyonisty.blogspot.com/2012/12/media-sosial-dan-pengaruhnya-terhadap.html




·        http://dunianewbie.blogspot.com/2011/05/dampak-negatif-situs-jejaring-sosial.html
 

Blogger news

Blogroll

Most Reading